Berikut 3 Pernyataan Sikap Ketua FKKC Kabupaten Cirebon Terkait Oknum Pendamping Desa Diduga Gelapkan Pajak DD 

0
Cirebon, Ketua Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) Kabupaten Cirebon, Muali memberikan tanggapan terkait mencuatnya kabar dugaan penggelapan pajak dana desa (DD) yang diduga dilakukan oknum Pendamping Desa yang nilainya sebesar milyaran rupiah. 

 

 

Selain itu, Muali pun menyampaikan, beberapa pernyataan sikap terkait mencuatnya dugaan tersebut. Yang pertama, kata dia, pihaknya tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Kabupaten Cirebon.

 

 

“Sikap saya selaku ketua FKKC Kabupaten Cirebon, yang pertama saya berharap kepada semua pihak untuk menghargai dari Kejaksaan yang memproses terkait permasalahan ini,” katanya ketika ditemui awak media ini diruang kerjannya, Kamis, 17 Februari 2022.

 

 

Yang kedua, lanjutnya, kepada para kuwu yang merasa dirugikan terkait permasalahan tersebut agar segera melaporkan kepada APH setempat.

 

 

“Kepada rekan-rekan Kuwu Se-Kabupaten Cirebon wabil khusus bagi yang bermasalah dengan pajak di KPP Pratama itu saya berharap jangan pernah takut tetap berkoordinasi dan apabila desa-desa merasa dirugikan tolong segera melaporkan kepada Kejaksaan,” ujar Muali.

 

 

“Yang ketiga, saya berharap ini menjadi pelajaran bagi kita semua wabil khusus teman teman Kuwu apalagi di tahun 2021 ini kuwu terpilih dan yang dilantik agar tetap berhati-hati yang berkaitan dengan pembayaran keuangan negara,” tambahnya.
 
Lebih jauh Muali mengungkapkan, rata-rata yang menjadi korban penggelapan tersebut kebanyakan dialami oleh Kuwu angkatan tahun 2019.

 

“Untuk KPP Pratama, tolong menghargai kinerja dari APH ini, karena bagaimana pun juga desa-desa sudah membayar (pajak), tidak mungkin untuk membayar lagi selagi permasalahan ini belum selesai,” tuturnya.

 

 

Kendati demikian, Muali berharap kedepannya dengan adanya permasalahan seperti tersebut tidak terulang kembali dikemudian harinya.

 

READ  Kadis DKP Kab Cirebon Keluhkan Minim Anggaran Atasi Stunting

 

“Karena kejadian ini bukan ranah Kabupaten Cirebon lagi bahkan sudah nasional. Kita sebagai pemerintah paling bawah, mudah-mudahan dengan adanya kejadian ini jadi pembelajaran buat kita semua, kita sebagai pemerintah yang paling bawah kita harus berhati-hati,” jelasnya.

 

 

Dirinya juga berharap agar pihak aph setempat dapat segera memproses oknum tersebut.
“Kepada oknum yang diduga, tolong dari pihak APH untuk segera memproses dan memberikan rilisannya kepada pihak umum karena bagaimana pun juga desa- desa itu merasa dirugikan,” pungkasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.